KENDARI, TELISIK.ID - Beberapa wanita memilih menggunakan vibrator atau alat getar sebagai alat bantu seks, untuk mendorongnya mencapai orgasme dan kepuasan maksimal.
Dilansir dari Liputan6.com, Aimee Eyvazzadeh, seorang dokter kandungan mengatakan, mungkin saja jika terlalu sering menggunakan mainan seks, alat kelamin seseorang menjadi tidak peka atau terbiasa dengan perasaan tertentu. Kondisi ini disebut desensitisasi.
"Jika pengguna vibrator biasa berhubungan seks atau masturbasi tanpa vibrator dan menyadari bahwa mereka lebih sulit mencapai orgasme, maka mereka harus menggunakannya," kata Eyvazzadeh, dikutip dari Insider.
Ada perbedaan antara desensitisasi sementara dan kerusakan saraf yang membutuhkan perhatian medis, tetapi vibrator bukanlah penyebabnya.
"Menggunakan vibrator pada posisi yang sama atau pada frekuensi atau tekanan yang sama setiap kali Anda melakukan masturbasi, dapat membuat otak dan tubuh terbiasa dengan jenis rangsangan tertentu, membuatnya tidak peka terhadap jenis sentuhan lain," terang Eyvazzadeh.
