Baca Juga: Rektor UHO Dukung Permendikbudristek Soal Kekerasan Seksual di Kampus

Meskipun demikian, kepala sekolah berprestasi ini mengaku harus kembali menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk kesiapan para guru untuk menghadapi PTM normal, sebab hampir dua tahun terjadi perubahan pola belajar.

"Para guru harus kembali menyusun dokumen pembelajaran, membuat RPP, menyusun program kerja pembelajaran secara penuh, bukan lagi setengah penuh seperti saat ini, termasuk melakukan rapat-rapat internal serta musyawarah guru mata pelajaran," jelasnya.

Selain itu lanjut Milwan, para guru juga diminta untuk kembali mengenali para siswanya sesuai kompetensi pedagogi seperti mengenali karakter, karena selama ini pembelajaran masih terbatas.

Mantan Kepala SMPN 17 ini menambahkan, meskipun saat ini sarana dan prasarana pembelajaran tatap muka terbatas telah tersedia, namun harus ditata kembali agar kelas bisa menampung semua siswa sebanyak 36 orang namun tetap memiliki jarak.