SURABAYA, TELISIK.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur (Jatim) memastikan akan melarang guru untuk mengajar jika belum divaksin COVID-19.
Penegasan tersebut untuk memastikan pembelajaran tatap muka yang akan digelar pada 5 juli 2021 mendatang, tanpa kekhawatiran penyebaran virus mematikan tersebut.
“Sesuai dengan perintah Gubernur Khofifah, guru yang belum divaksin atau menolak divaksin dilarang mengajar,” jelas Kepala dinas Pendidikan Jatim, Ir. Wahid Wahyudi saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (26/5/2021).
Baca Juga: Penerimaan Calon Peserta Didik Baru Online, Orang Tua Dilarang Daftar di Sekolah
Pria asal Lamongan ini mengatakan, saat ini baru 53 persen dari total guru 4.913 di Jatim yang sudah divaksin. Artinya, masih ada 47 persen guru yang belum disuntik vaksin.
