KENDARI, TELISIK.ID - Sebagian dari Anda mungkin pernah mendengar ungkapan "orang yang sering marah akan cepat tua". Nah, karena itu, banyak orang mempercayai bahwa stres dapat menyebabkan helai rambut di kepala menjadi putih. Namun, benarkah demikian?

Mengutip Halodoc.com, saat kamu stres, sistem tubuh melepaskan neurotransmitter norepinefrin, yang membuat tubuh kamu bertindak. 

Diketahui bahwa norepinefrin merusak sel-sel induk melanosit, yang membantu regenerasi warna di dalam folikel rambut. Akibatnya, jika kamu sering stres, kamu dapat mengalami uban sebelum waktunya. Namun tetap saja, bahwa stres bukan satu-satunya faktor munculnya uban lebih dini.

Rambut uban disebabkan oleh hilangnya melanosit (sel pigmen) di folikel rambut. Ini terjadi seiring bertambahnya usia. Sayangnya, tidak ada pengobatan yang dapat mengembalikan sel-sel ini dan pigmen yang dihasilkan melanin.

Faktor genetik juga turut menentukan kapan rambut beruban. Tidak ada cara yang dilakukan secara medis untuk mencegah hal ini terjadi jika penyebabnya ada pada genetik.