"Sudah lima kali bupati ke sini untuk tinjau proses pekerjaan bendungan," pungkasnya.
Untuk itu, Pj Bupati Muna Barat, Bahri saat meninjau langsung pekerjaan bendungan tersebut mengatakan, informasi dari warga penyebab keringnya air di persawahan disebabkan rusaknya bendungan itu, ini terjadi karena pembalakan kayu di hulu.
"Padahal kayu yang dicuri itu dibutuhkan untuk menjaga debit air, sebab mata air dari bendungan Laanofoo merupakan sumber mata air di semua sungai Muna Barat," ungkapnya.
Baca Juga: 123 PPPK Muna Barat Resmi Dilantik
Selanjutnya, akibat pembalakan kayu itu juga menyebabkan bocornya saluran irigasi, di mana para pembalak kayu yang tidak bertanggung jawab itu tidak memikul kayu curian itu tetapi melewatkan kayu disaluran irigasi, sehingga kayu itu menghantam pinggiran saluran irigasi.
