Baca Juga: Ini Alasan Sulawesi Tenggara Tak Dapat Kuota Beras Impor

Ritno mengaku, pasaran beras Bulog pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) cukup melonjak tinggi. Dimana, sebelum terjadinya inflasi, hanya 250-300 ton per bulannya. Sementara saat ini mencapai 600 ton per bulan.

"Penjualan melonjak drastis," ujarnya.

Ritno memastikan hingga hari raya Idhul Fitri mendatang, stok beras masih aman. Stok beras didatangkan dari Konawe, Bombana, Konawe Selatan, Kendari dan Makassar. (B)

Penulis: Sunaryo