Baca Juga: Mengharukan, Ibu Penjual Buroncong di Kendari Bawa Balita saat Jualan
Di balik semangat menjalani pekerjaan sebagai penjual durian, Sutarni pasrah ketika pemilik jualan harus menutup dagangannya, karena tak lagi musim durian. Sutarni terpaksa mencari pekerjaan lain.
"Iya biasanya kalau habis durian di tempat kita ambil, kita harus tutup dan mencari pekerjaan yang lain. Biasanya juga tidak dapat pekerjaan, pulang kampung tidak ada pemasukan," tuturnya.
Menjual durian selama 24 jam tentu menguras tenaga dan rasa lelah akibat keseringan begadang menunggu pembeli hingga waktu subuh. Jika tidak seperti itu, maka jualannya akan sepi dan omzet pendapatannya akan berkurang.
Walaupun jualan tersebut bukan miliknya, namun dengan penuh rasa tanggung jawab ia melayani pelanggan, agar tidak kecewa saat membeli di lapaknya.
