Baca Juga: Polemik Internal Berlanjut, Kegiatan Partai Demokrat di NTT Dilarang
Karena putusan tersebut dinilai janggal dan bisa menimbulkan konflik, simpatisan Jeriko meminta kepada pihak Polda NTT tidak memberikan ijin apa pun kepada Partai Demokrat untuk berkegiatan di NTT, sebelum adanya klarifikasi dari AHY.
Baca Juga: Siap Jadi Peserta Pemilu 2024, PRIMA Koltim Bertandang ke Kesbangpol
“Kami meminta Pak Kapolda dapat memerintahkan seluruh jajaran di daerah, agar tidak memberikan ijin kepada Demokrat untuk berkegiatan, sebelum AHY memberikan klarifikasi mengapa 12 bisa kalah dari 11 suara, mengapa Jeriko sebagai pemenang dikhianati dengan cara yang tidak adil,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu Simpatisan Jeriko, Yonathan Gah dalam orasinya menyebutkan, Partai Demokrat di masa kepemimpinan AHY dinilai telah melecehkan demokrasi, hal tersebut merupakan contoh buruk bagi generasi bangsa saat ini.
