BOMBANA, TELISIK.ID - Pola hidup masyarakat banyak mengalami perubahan seiring wabah corona yang menyebar, hingga memaksa masyarakat harus melanjalani kebiasaan serba baru.

Seperti halnya di Kabupaten Bombana, masyarakat yang mendiami Pulau Masaloka kini mendapatkan angin segar karena pasokan sayuran hijau seperti sawi dan kangkung tidak lagi didatangkan dari daratan ibu kota Bombana, Rumbia (Pasar Kasipute).

Melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang dibina Oleh Agustamin Saleko, masyarakat di Pulau Masaloka mendapatkan ilmu pertanian pola hidroponik.

Dengan beranggotakan 10 orang, PKBM Masra (Masolaka Raya) ini menghasilkan ratusan ikat kangkung yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar umum.

Baca juga: DPRD Kolut Minta Pemda Terbitkan Perbup Perlindungan Cagar Budaya