Menurutnya, perikanan akan selalu ada karena merupakan kebutuhan pangan utama. Ia berharap agar Komisi II DPRD Kota Kendari dapat menjadikan ini sebagai referensi dalam merumuskan kebijakan untuk fokus pada pembangunan kota di masa depan.

“Secara tahunan, pertumbuhan ekonomi Kota Kendari relatif lebih rendah dibandingkan dengan tingkat nasional, tetapi ini tidak menjadi hambatan. Kita memiliki peluang besar karena Kota Kendari berfungsi sebagai wilayah penyangga untuk industri di Morosi, Kabupaten Konawe, dan Pomala, Kabupaten Kolaka,” jelas Doni.

Baca Juga: Dituding Gelembungkan Anggaran Gerbang Kendari - Toronipa, Kadis SDA Bina Marga Siapkan Data Lengkap

Hal ini, menurut Doni, membuka kesempatan untuk mengembangkan sektor ekonomi pendukung, mengingat kebutuhan tersebut tidak selalu ada di daerah industri.

“Saat ini, kondisi perekonomian Kota Kendari masih rendah, dengan pertumbuhan sekitar 3,5 persen pada tahun 2023,” ungkapnya.