Selain soal protokol COVID-19, terang ARF, maka yang terpenting juga dari sisi program pemerintah yang akan menjadi sumber Prime Mover (penggerak) ekonomi yang tengah mengalami stagnasi.

Olehnya itu, ia menilai, Pemprov serta Pemda di Sultra seharusnya telah menyiapkan skenario program yang didukung dengan alokasi anggaran.

"Pemerintah mestinya sudah menyiapkan skenario program disertai dengan dukungan alokasi anggaran," tambahnya.

Selain itu, Pemprov juga harus memperkuat dan memfasilitasi pengembangan sektor produksi dan pemasaran para pelaku UKM di Sultra.

Baca juga: Pemerintah Potong Bansos Jadi Rp 300 Ribu