Sejalan dengan program DD Sultra, Kepala Perwakilan BKKBN Sultra, Asmar, M.Si menyambut baik progam ini. Pihaknya pun mengapresiasi dan setuju dengan pendampingan secara langsung yang akan dilaksanakan DD Sultra secara langsung terjun ke lapangan membantu keluarga stunting selama 2 tahun mulai dari sasaran remaja, ibu hamil, ibu pasca melahirkan, ibu menyusui dan pemberian makanan tambahan pada balita.

Baca Juga: Kelangkaan Solar Berlarut, DPRD Kendari Segera Minta Erick Thohir Ganti Bos Pertamina Sulawesi Tenggara

Kabupaten Buton Selatan menjadi lokus pendampingan karena merupakan wilayah dengan stunting tinggi di Sultra yakni 45,2%. Perlu dilaksanakan koordinasi lebih lanjut bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB kabupaten dalam pelaksanaan program.

"Kami mengapresiasi dengan adanya rencana program dari Dompet Duafa. Kami berharap program tersebut nantinya dapat membantu menekan laju stunting di wilayah Sultra,” ujar Asmar.

“Harapannya dengan kolaborasi bersama Dompet Duafa, diharapkan dapat efektif dalam perencanaan dan pengembangan program ke depannya,” harapnya. (C-Adv)