Sementara itu, untuk gelombang laut yang cukup signifikan diprakirakan dengan ketinggian 1.25 - 2.5 meter terjadi di wilayah Perairan Manui Kendari bagian Timur.

Perairan Wakatobi dan Laut Banda timur Sulawesi Tenggara dengan kondisi angin bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya serta kecepatan angin 15 hingga 25 knot.

Olehnya itu, BMKG mengimbau untuk masyarakat terutama nelayan dan pengguna kapal di Sulawesi untuk terus mengupdate informasi dari BMKG berkaitan dengan gelombang laut ini.

Salah seorang nelayan, La Umpi mengatakan, sebagian besar nelayan memilih untuk tidak melaut sementara waktu. Namun beberapa kapal masih nekat melaut, meskipun mereka memperhitungkan kondisi angin laut.

Baca Juga: Listrik Tugu Eks MTQ Diduga Dikomersilkan oleh Oknum Petugas PLN