KUPANG, TELISIK.ID - Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay alias Nono berhasil mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di kancah dunia dengan menjuarai kompetisi matematika.

Kecepatan menghitung menjadi keunggulan Nono yang dibimbing langsung ayahnya berbekal kalkulator. Ayahnya menyebut angka sambil mengetik, sementara Nono hanya menggunakan tangan dan langsung menyebutkan hasil hitungannya.

Nono yang saat ini merupakan siswa kelas 2 SD Inpres Buraen 2, meraih juara 1 kompetisi matematika tingkat dunia ajang International Abacus World Competition, Abacus Brain 2022 dengan mengalahkan 7 ribu peserta dari berbagai negara.

Baca Juga: Puluhan Desa di Kolaka Utara Diduga Bermasalah Penyaluran BLT

Ayah Nono, Rafli Meo Tnunay mengaku bangga dan terus mengasah kemampuan anaknya. Untuk itu, setiap hari ia selalu mendampingi anaknya belajar.