“Presiden Joko Widodo pada 29 September tahun lalu telah berbicara di hadapan menteri, gubernur, bupati dan wali kota se Indonesia untuk menjaga ketahanan pangan.  Jokowi memerintahkan mengendalikan harga pangan dengan program-program produksi dan bantuan  pemasaran kepada petani,” kata Syahrir mengutip arahan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Pj Bupati Bombana Terima SK Perpanjangan, Pj Bupati Buton dan Kolaka Utara Dilantik Besok

Presiden mengatakan hal itu terkait ancaman krisis multidimensi yang melanda dunia akibat pandemi dan perang Rusia-Ukraina. Akibat itu dunia terancam krisis pangan dan minyak,  sehingga negara-negara dunia terus meningkatkan ketahanan pangannya.  

“Mereka menahan ekspor bahan pangannya, dan cukup untuk mereka konsumsi dalam negeri mereka saja. Ancaman ini membuat Indonesia harus menjaga kebutuhan pangan dan produksi agar  harga tetap stabil sebagai upaya menekan inflasi,” katanya.

Arahan presiden itu ditindaklanjuti pemerintah Kabupaten Bombana dengan program-program unggulan seperti One Village One Product. Ada pula program satu OPD satu hektar. Juga  pasar murah bersama TP-PKK Bombana, dan membantu petani memasarkan produknya.