“Saya hampir tidak pernah menunggu lama karena selalu daftar antrean lewat Mobile JKN. Datang sesuai jadwal, itu sangat memudahkan,” katanya.
Baca Juga: Dispenda Konawe Bantah Terima Pajak Rp 600 Juta Oknum Pengacara dari Sengketa Lahan
Sebagai peserta penerima bantuan iuran (PBI), Adhika menegaskan tidak pernah merasakan perbedaan layanan selama menjalani pengobatan.
“Saya penerima bantuan iuran, tapi tidak ada pembatasan atau perbedaan layanan. Semua dilayani dengan baik,” ucapnya.
Adhika berharap Program JKN terus berlanjut dan semakin memudahkan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak kesehatan warga.
