Baca Juga: 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan Berlaku Juli 2026, Berikut Daftarnya
Adapun peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) menjadi kelompok yang paling banyak menggunakan layanan tersebut.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan tidak semua wilayah di Indonesia memiliki kesiapan yang sama dalam mengadopsi layanan digital. Kondisi geografis, keterbatasan jaringan komunikasi dan data, serta kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi menjadi tantangan yang masih dihadapi.
"Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI), salah satu dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Hari ini kita laksanakan LANURI serentak di 558 titik kabupaten/kota se-Indonesia, dengan melibatkan 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Dari ke-558 titik tersebut, sebanyak 179 titik menyediakan layanan BPJS Keliling, sementara di 379 titik lainnya menghadirkan layanan VIOLA. Harapan kami, LANURI dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis," ujar Pujo didampingi Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, dalam acara Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Prihati juga menyampaikan bahwa capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan telah mencapai 91,53 persen. Program tersebut terdiri atas empat program Customer Centric dan empat program Collaborative yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
