Karena itu, ia meminta masyarakat memahami bahwa HIV tidak menular melalui interaksi sehari-hari. Penularan HIV terjadi melalui jalur tertentu, seperti hubungan seksual berisiko, transfusi darah yang terkontaminasi, penggunaan jarum suntik secara bergantian, serta penularan dari ibu dengan HIV kepada bayinya.

Ia juga mengingatkan bahwa screening bukan merupakan diagnosis akhir. Pemeriksaan awal bertujuan menemukan orang yang perlu mendapatkan pemeriksaan lanjutan, sementara penegakan diagnosis dilakukan pada layanan yang memiliki kewenangan.

Samsu mengatakan, pendampingan menjadi bagian penting dalam memastikan ODHIV tetap menjalani pengobatan.

Sebab, tidak semua pasien nyaman menceritakan persoalan pribadi secara langsung kepada dokter. Pendamping membantu menjembatani pasien dengan tenaga medis sekaligus memberikan dukungan psikososial.

Baca Juga: Dinkes Wakatobi Upayakan Perluasan Layanan Pengobatan HIV ke Puskesmas Pulau