“Berbagai kegiatan dalam STQH, termasuk gerakan kebersihan dan kepedulian terhadap alam, merupakan bentuk penerapan ajaran Al-Quran. Menjaga alam adalah ibadah, dan dari kepedulian itulah hubungan antarsesama juga akan semakin erat,” ungkap Muchlis Muhammad Hanafi saat berdialog di Hotel Horison Kendari, Rabu (15/10/2025).

Ia menambahkan, Al-Quran menekankan keseimbangan antara iman dan tindakan sosial. Menurutnya, sikap mencintai alam dan menghargai ciptaan Tuhan merupakan bagian dari manifestasi keimanan yang sejati.  

“Alam yang bersih melahirkan hati yang bersih. Maka menjaga lingkungan bukan hanya urusan ekologis, tapi juga cermin dari kesadaran spiritual,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhamad Saleh, menilai STQH Nasional menjadi sarana penting untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.  

Baca Juga: PT Agri Cassava Makmur jadi Pelopor Ekspor Tapioka dari Konawe Selatan ke Mancanegara