KENDARI, TELISIK.ID - Beras sebagai makanan pokok nasional sejatinya harus terus dijaga stoknya. Di tengah inflasi sejak kenaikan BBM pada awal September lalu, harga beras di pasaran semakin melonjak, pemerintah sebagai pemangku kebijakan wajib melakukan stabilisasi harga beras dengan penyerapan.

Bulog menjadi BUMN yang berperan dalam menyerap stok pangan di berbagai penjuru daerah untuk menjaga kestabilan harga. Di Sulawesi Tenggara, Perum Bulog punya target 30.000 ton beras untuk dapat diserap di gudangnya.

Kepala Perum Bulog Sulawesi Tenggara, Sitti Mardati Saing melaporkan saat ini sudah 24.510 ton beras yang diserap pihaknya, jumlah ini sama dengan 82 persen dari target yang ditentukan.

Baca Juga: Pemilik Lapak Kali Kadia Resah Akibat Bakal Digusur Pemkot

Jumlah tersebut diserap dari kabupaten lumbung di Sulawesi Tenggara seperti Kabupaten Konawe, Kolaka Timur, Bombana dan Konawe Selatan.