"Sejak masuk ke Desa Wawatu di tahun 2019 untuk mengajar, anak yang dulu belum bisa membaca Alhamdulillah, sekarang sudah bisa bahkan ada yang putus sekolah dan hari ini sudah bisa mengetahui huruf," ujarnya.
Sementara itu salah satu orang tua siswa, Samrida berharap, program-program SIC bisa terus berlanjut dan dapat merubah taraf hidup masyarakat Desa Wawatu menjadi semakin baik.
Baca Juga: Sempat Tertunda, Tahun Ini Dikmudora Gencarkan Sosialisasi Wajib PAUD
"Serta niat baik dari voluntee SIC bisa menjadi amal kebaikan mereka yang tidak ada putus-putusnya sampai nanti," katanya.
Untuk diketahui, jumlah anak binaan SIC di Desa Wawatu berjumlah kurang lebih 90 orang yang didominasi oleh anak di bangku tingkat sekolah dasar (SD). (A)
