Namun, dalam praktiknya, cairan pra-ejakulasi atau pre-ejaculate dapat mengandung sperma dalam jumlah tertentu sehingga risiko kehamilan tetap ada.

Selain itu, faktor ketepatan waktu penarikan menjadi variabel penting yang menentukan tingkat keberhasilan metode ini, sehingga kontrol diri dan pengalaman pasangan berperan dalam penerapannya.

Baca Juga: Konsumsi Miras Ganggu Intensitas Hubungan Intim, Berikut Penjelasan Medisnya

Dalam kondisi tertentu, meskipun ejakulasi utama tidak terjadi di dalam vagina, potensi kehamilan tetap tidak dapat sepenuhnya dihilangkan.

Efektivitas Metode Coitus Interpretasi