Baca Juga: 7 Bahaya Vape, Diklaim Tak Kalah Parah dari Rokok Konvensional

Meskipun smegma tidak berbahaya, jika tidak dibersihkan secara rutin, ia bisa menumpuk dan menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri. Akibatnya, kondisi ini bisa menyebabkan masalah lain seperti balanitis, bau tidak sedap, dan fimosis. Dalam kasus infeksi yang berulang atau komplikasi, sunat bisa menjadi solusi yang dianjurkan oleh dokter.

Vitiligo adalah kondisi kulit di mana produksi melanin, pigmen yang memberi warna pada kulit, terganggu, menyebabkan kulit memudar. Bintik putih akibat vitiligo bisa muncul di mana saja, termasuk pada kulup atau batang penis. Meski vitiligo tidak menular dan tidak tergolong penyakit menular seksual, bintik putih ini bisa berkembang dan terkadang terasa gatal.

Terapi untuk vitiligo biasanya melibatkan penggunaan krim kortikosteroid atau terapi sinar UV, namun penanganan khusus diperlukan untuk area sensitif seperti kemaluan pria.

Fordyce spots adalah penyebab lain bintik putih pada kemaluan pria. Bintik ini muncul sebagai benjolan kecil berwarna kekuningan, umumnya berukuran 1–3 milimeter, dan sering terlihat di skrotum atau batang penis. Fordyce spots tidak berbahaya, tidak menimbulkan rasa sakit, dan biasanya hilang dengan sendirinya tanpa perlu perawatan khusus. Meskipun umumnya tidak disadari, ukuran fordyce spots bisa membesar seiring masa pubertas.