Fadil Imran juga mengaku, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajarannya agar dalam pelaksanaan Pilkada untuk melakukan pengamanan. Hal itu agar memahami cara-cara menangani COVID-19 di masing-masing daerah yang menggelar Pilkada.
Baca juga: Refleksi Sewindu UU Keistimewaan di Yogyakarta
“Sinergitas TNI/Polri, pemerintah, pengawas penyelenggara Pemilu nantinya bisa mewujudkan Pilkada damai dan Jawa Timur semakin sejahtera,” jelasnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta jajarannya untuk mempelajari indeks kerawanan dinamika melaksanakan antisipasi kerawanan bersama.
”Terapkan Pilkada serentak dengan Physical Distancing, maksimalkan kampung tangguh semeru,” jelasnya.
