"Jika difokuskan satu wilayah maka wilayah lain akan kesulitan karena jarak terlalu jauh. Kemudian ditunjuknya enam apotik ini mengantisipasi terjadinya kerumunan saat melaksanakan rapid antigen," katanya, Rabu (8/9/2021).
Baca juga: Ikon Pakaian Khas Buton Warnai Lomba Jambore Kader PKK
Baca juga: Pemkab Buteng Ajukan 9 Raperda ke Dewan
Ishar juga mengaku, enam apotik tersebut ditunjuk oleh Pemda dengan berbagai kriteria dan dianggap layak untuk melakukan Rapid antigen.
Keenam apotik tersebut akan melayani rapid antigen bagi peserta CPNS di Mubar, dengan tarifnya sebesar Rp 109 ribu.
