Setelah itu, pelaku membawa korban ke Jalan STM, Tritura dan ke Jalan Besar Delitua. Kemudian membelok ke kanan, lalu masuk ke Jalan Stasiun dan ke daerah pemakaman.
"Di situ, pelaku berhenti di pinggir jalan di dekat pohon dengan modus ban sepeda motornya kurang angin (kempes). Lalu pelaku berpura-pura mengecek ban itu, di saat itulah pelaku mengambil air keras yang sudah dipersiapkan dan langsung menyiram air keras itu ke tubuh korbannya dan membuat korbannya menjerit kesakitan," ungkapnya.
Baca Juga: Tanah Longsor Kabupaten Karo, Satu Pekerja Meninggal
Baca Juga: Kisah Pahit Siswi SMA di NTT Diperkosa hingga Hamil 3 Bulan
Di saat itu juga, pelaku membawa korban ke rumah orang tuanya. Karena melihat kondisi anaknya dalam keadaan tidak sadar dan luka. Akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sejati namun nyawanya tidak tertolong.
