Baca Juga: Kakek 65 Tahun di Kendari, Hidupi Keluarga jadi Penjual Bensin
Menjadi penjual siomay kata Rahman, tentu tidak sembarangan, butuh ketekunan dan kesabaran.
Salah seorang pembeli yang juga sopir angkot, Ode, menjadi langganan Rahman karena mobilnya sering ia parkir di tempat Rahman berjualan.
"Iya, saya sering saya beli di sini, siomaynya saya suka, dan kebetulan pete-pete yang saya bawa parkir di sini tunggu penumpang, jadi kadang sambil cerita juga sama penjualnya," tutur Ode.
Baca Juga: Penjual Nasi Ini Bisa Sekolahkan Anak hingga Sarjana
