“Alhamdulillah, walaupun hanya menjahit sepatu, saya bisa membiayai anak saya untuk masuk di salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara,” kata Basai kepada Telisik.id, Sabtu (7/8/2021).

Alasan itulah yang membuat Basai masih terus bertahan dengan profesi sebagai tukang sol sepatu, dimana ia sudah melakoni usahanya ini sejak 15 tahun yang lalu.

Baca juga: Giona Nur Alam Bagikan Sembako ke Warga Terdampak PPKM

Baca juga: Buka Pos Pengaduan Lingkungan Hidup, DLHK Kendari Siapkan Dua Shift

“Biar pendapatan menurun, saya tetap bertahan di sini. Toh, ini kan pekerjaan saya dari dulu, kalau ini ditinggalkan, anak istri mau makan apa," ujarnya.