Baca Juga: Soal Lokasi Rujab Bupati Muna Barat, Wakil Ketua DPRD Sebut Tidak Ada Masalah

Kosim mengaku untuk mendapatkan cethe tersebut tentunya tak sembarangan, melainkan ada perantara untuk bisa mendapatkannya.

"Racikannya tak sembarangan, dari ampas kopi. Bahannya itu kopi pilihan, dicampur dengan sejumlah ramuan dan ritual satu minggu lamanya oleh si pembuat. Saya saja memesannya butuh waktu satu bulan. Biasanya pembuat akan melakukan ritual di sebuah gua di Nganjuk untuk berkomunikasi dengan lelembut jaran goyang," terangnya.

Sedangkan Kusmindar, salah satu pembuat cethe jaran goyang mengatakan, biasanya dirinya menerima orderan setelah ada pihak yang menghubunginya untuk dibuatkan.

Baca Juga: Proyek Pemprov Sumatera Utara Multiyears Rp 2,7 Triliun Disoal