Baca juga: 500 TKA dalam Perspektif Sumber Daya Manusia

Hal ini menandakan bahwa peluang bisnis selalu ada tetapi yang tetap perlu di perhatikan adalah sejauh mana inovasi bisa menjadi strategi untuk tetap eksis dalam persaingan bisnis.

Berbeda halnya dengan apa yg terjadi di Amerika dan Jepang. Di Amerika serikat, melalui Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Harvard University, mengembangkan masker wajah yang dapat mendeteksi virus Corona. Masker yg di kembangkan adalah masker yang bisa memberikan sinyal fluorescence ketika seseorang yang terinfeksi COVID-19 bernapas, bersin, atau batuk.

Masker akan menyala atau berpendar di bawah sinar khusus untuk memberi sinyal keberadaan virus. Masker ini juga bisa mengatasi kelemahan metode cepat dalam mendeteksi gejala orang terinfeksi COVID-19, seperti pemeriksaan suhu badan atau rapid test.

Hal senada terjadi di Jepang, Donut Robotics mengembangkan jenis masker yang dapat terkoneksi ke sambungan internet sehingga memungkinkan penggunanya untuk berkirim pesan dan menerjemahkannya ke dalam delapan bahasa yang berbeda. Tidak hanya itu, masker ini juga bisa mendukung panggilan telepon dan membuat suara si pengguna menjadi lebih keras.