Sementara pelaku RS mengatakan, dirinya melakukan pencurian motor kemudian menjualnya kepada temannya bernisial K dengan harga Rp. 7 juta rupiah.

"Saya mencuri motor untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujar RS kepada polisi.

Baca Juga: Sakit Hati, Pria Ini Nekat Tikam Rekan Kerjanya

Pelaku RS juga mengakui bahwa ia melakukan pencurian motor dengan cara mencungkil jendela menggunakan linggis. Tersangka juga melakukannya di TKP yang berbeda.

"Ada TKP lainnya, di BTN Tunggala motor Beat biru putih, laptop dan HP, kemudian kios di KONI rokok 1 lemari kecil, kounter HP di Punggolaka barang buktinya kabel cas, power bank, kabel data 1 kantong, voucer data (5GB, 7GB, 10 GB, 20 GB), ada kounter HP di depan RS Unahaa barang buktinya kartu data setengah kantong dan bensin 2 jeriken," terangnya.