Baca Juga: Kunker ke Manado Legislatif Kolaka Utara Koordinasi Kebijakan Ekspor Komoditi Pertanian

Yakup mengungkapkan, virus PMK pada ternak tidak berjangkit ke manusia.  Virusnya, hanya menular sesama ternak dengan ciri-ciri, radang lidah (seperti sariawan), air liur berlebihan dan luka pada kuku yang mengeluarkan nanah.

"Dagingnya tidak berbahaya dan bisa di konsumsi. Permasalahanya hanya dari segi ekonomis, peternak akan rugi, karena sapinya kurus," ungkapnya.

Sementara itu,  Dokter hewan, drh Putri Widya Fia Ningsih menerangkan, sejauh ini hasil pemantauan di lapangan belum ditemukan ternak yang terinfeksi PMK.

Baca Juga: PPPK Guru di Muna Belum Gajian, Kepala BPKAD: Nanti Dirapel