"Pekan vaksin ini sangat berbeda dibandingkan pekan vaksin yang kita lakukan yang lalu. Kita hanya mencapai angka 54,97 persen, sementara sebelumnya masyarakat kita sangat antusias. Ini kami akan evaluasi apa penyebabnya," katanya kepada Telisik.id, Sabtu (8/8/2021).

Baca Juga: Turun ke Rumah Warga, Pembagian Sembako Kajari Muna Patut Dicontoh

Baca Juga: Bareskrim Polri Berhasil Lumpuhkan Peretas Website Sekertariat Kabinet

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rarowatu Utara, Satar S.KM., M.Kes menjelaskan, ada beberapa alasan sehingga masyarakat enggan ke lokasi vaksinasi.

Diantara alasannya yaitu sebagian besar masih mempercayai informasi hoaks, bahwa vaksin tidak memberikan kekebalan dengan mengatakan bahwa sudah banyak yang vaksin tapi masih sakit juga.