Baca Juga: Disperindag Sebut Tak Ada Anggaran Perbaikan Pasar Sentral Kendari, Pasca Pengunjung Jatuh dari Lantai Dua

“Meskipun keterbatasan SDM menjadi tantangan, kami terus berupaya memberikan pelatihan secara berkala kepada petugas. Kami tetap berkomitmen untuk siap siaga 24 jam,” ujar Junaidin, Rabu (22/1/2024).

Kendati begitu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi kebakaran di sekitar tempat tinggal. Selalu pastikan kompor dimatikan setelah digunakan, periksa peralatan listrik, dan pastikan benda-benda yang dapat menimbulkan api jauh dari jangkauan anak-anak.

Damkar Kota Kendari terus memberikan edukasi sejak dini kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran dan tindakan preventif yang harus dilakukan.

Program edukasi ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari siswa-siswi pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SD, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan api dan menjaga keselamatan di rumah.