BAUBAU, TELISIK.ID - Fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau panjang di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, ternyata membawa berkah bagi para petani. Meski kurangnya air dan serangan hama menjadi kendala, namun kualitas beras yang lebih baik selama musim kemarau membuat harga beras di pasar melonjak.
Seorang petani di Ngkari-Ngkari, Rusli menjelaskan, selama musim kemarau, panen mereka dimungkinkan berkurang, namun kualitas beras yang dihasilkan jauh lebih baik.
"Ini membuat harganya menjadi lebih tinggi di pasar," ujar Rusli, Jumat (27/10/2023).
Dia menambahkan, selama musim kemarau, ia bisa memanen sekitar 100 karung gabah dari lahan seluas 1 hektare 5 are.
Baca Juga: Sidang Putusan Kasus Dugaan Pencabulan di Kota Baubau Ditunda
