"Boleh beraktivitas tapi dibatasi pembatasannya mulai dari jamnya diatur, jam beroperasi atau jam bekerja, supaya kita kurang berinteraksi dengan orang, sehingga kecil peluangnya terkena, itu upaya pemerintah," ujarnya.
Wali kota menambahkan, saat ini jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Kendari mulai menurun hingga Jumat pagi tersisa sebanyak 646 warga terkonfirmasi positif.
Jumlah ini jauh menurun dibanding akhir Juli, yang berada diangkat 1.100 orang.
Baca Juga: Pilkades Konkep Tertunda Gegara Surat Edaran Mendagri
Baca Juga: 16 Warga Wundudopi Dapat Rp 20 Juta untuk Perbaikan Rumah
