Baca juga: Pengangkatan Kepala SMAN 9 Kendari Harus Dievaluasi
“Jadi APBN ini sebagai penggerak utama saat ekonomi kita sedang lesu. Maka, segera manfaatkan dan belanjakan. Lelang sejak dini, maksimal akhir Desember 2020 untuk menggerakkan sekonomi pada kuartal I 2021,” katanya.
Dalam APBN tahun 2021, pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp 2.750 triliun. Ini tumbuh 0,4 persen dibandingkan alokasi belanda di ABPN 2020. Alokasi ini terdiri dari belanja untuk K/L sebesar Rp 1.032 triliun dan DTD dan Dana Desa sebesar Rp 795,5 triliun.
“Saya juga minta agar melakukan reformasi aanggaran, agar bisa menggerakkan ekonomi baik nasional maupun daerah. Manfaatkan APBN dengan cermat, efektif dan tepat sasaran. Seluruh rupiah yang ada di APBN dan APBD betul-betul harus dibelanjakan untuk kepentingan rakyat,” ujar Jokowi.
Penyerahan tersebut juga diikuti oleh Kementerian dan Lembaga (K/L) dan gubernur se-Indoensia serta pimpinan perangkat daerahnya secara virtual di tempat masing-masing. Untuk di Sulawesi Tenggara (Sultra), Gubernur Sultra Ali Mazi mengikuti kegiatan tersebut di rumah jabatan (Rujab) gubernur, Rabu (25/11/2020).
