"Sudah kita laporkan dan pak kapolsek berjanji akan menindaklanjutinya," terangnya.  

Aksi yang mereka lakukan di Kantor Bupati itu semata-mata untuk bertemu dengan empat orang Pokja ULP yakni, KD, JB, MP dan Fq.

Baca Juga: Monopoli Lelang Proyek di ULP Mubar, AMLM Serahkan Bukti Baru di Jaksa

Baca Juga: Seorang ABK Kapal Tewas di Tempat Usai Hindari Bongkahan Es Balok

Mereka ingin mendengar secara langsung alasan kenapa hanya CV Adhy Jomphi dan CV Ghaniyu Qootahu yang memenangkan tender proyek dengan jumlah melewati standar yang ditetapkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).