“Hampir tidak ada klaster politik yang tidak ditangkap KPK, enggak ada lagi politikus yang tidak ditangkap. Baru-baru ini yang ramai ada seorang anggota DPR dengan bupati yang merupakan istrinya ditangkap,” kata Fahri.

Politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga mengatakan, kerusakan sebuah negara demokrasi, bisa dilihat setidaknya dari tingkah laku parpolnya terutama yang masuk dalam lingkaran kekuasaan.

Baca Juga: Erick Thohir Respon Kemarahan Risma Soal Bansos Tak Cair di Bank BUMN

Baca Juga: Gegara Incar Kursi Pj Kades, KPK Tahan 17 ASN

"Segera dilakukan pembenahan agar Parpol dan sistem demokrasinya sehat. Partai politik itu sebenarnya lembaga pemikiran untuk mengintroduksi cara berpikir dalam penyelenggaraan negara, namun sekarang justru menjelma menjadi mesin kekuasaan," pungkasnya.