Pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Wakil Menteri Angga Raka Prabowo membantah adanya pembatasan konten terkait karhutla.

Pemerintah menegaskan tetap terbuka terhadap kritik dan tidak membatasi informasi soal bencana tersebut.

Banyak pihak menilai fenomena hate dan dugaan shadow ban ini justru menunjukkan betapa sensitifnya isu karhutla di ruang publik digital.

Para artis dan influencer yang tetap bersuara menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan warga terdampak seharusnya tidak dibungkam, baik oleh algoritma maupun serangan netizen. (C)

Penulis: Merdiyanto