Kata politisi Partai Golkar itu, kasus Mr Wang merupakan sebuah contoh terkait dugaan pemalsuan identitas. Olehnya itu terangnya, dewan kota mendukung kinerja kepolisian untuk mengungkap kasus kejahatan dokumen negara dalam melindungi identitas warga negara.
Jika kasus tersebut tidak dapat terselesaikan kata Rajab Jinik, persoalan KTP palsu dapat terjadi lagi dan masyarakat luar dengan gampang memalsukan KTP di Kota Kendari.
Baca juga: MUI Provinsi Se-Indonesia Desak Pemerintah Pusat Tolak TKA China
"Kasihan masyarakat dituntut memiliki KTP untuk bisa mendapatkan pekerjaan dan apa yang menjadi kebutuhannya. Tapi orang lain sengaja memalsukan untuk kepentingan bisnis dan individunya. Ini yang tidak benar dan kepolisian harus memikirkan hal ini," terangnya.
Olehnya itu, pihak kepolisian harus memberikan efek jera melalui jalur hukum agar kejadian yang sama tidak berulang kembali di Sultra.
