Untuk mengadakan rapat, kelima belas anggota DK PBB memang harus sepakat terlebih dahulu. Jika ada satu anggota tak setuju, maka DK PBB tidak dapat menggelar rapat.

Baca juga: Akibat Serangan Israel, 103 Warga Palestina Meninggal Termasuk 27 Anak-Anak

Baca juga: Presiden Turki Aktif Lobi Negara Lain Kutuk Serangan Israel ke Palestina

Sebelumnya, AS yang selama ini menjadi sekutu utama Israel membela serangan yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir. Menurut mereka, serangan Israel merupakan tanggapan atas tembakan roket militan Palestina, Hamas.

Namun, Pemerintahan Presiden Joe Biden juga menyampaikan kekhawatiran mereka atas korban sipil yang terus berjatuhan. Sehingga, mereka mengimbau Israel untuk menunda penggusuran warga Palestina di Yerusalem yang menjadi pemicu langsung gejolak tersebut.