"Tidak perlu lagi diurus di dinas. Apalagi, kadang untuk urus-urus izin ini, masyarakat harus bayar. Belum mulai usahanya, sudah keluar uang duluan," ungkapnya di hadapan warga, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: KPU Gelar Simulasi Adaptasi 15 Kebiasaan Baru di TPS

Selain itu, dana hibah pembangunan untuk warga RT sebesar Rp 15 juta - Rp 10 juta, lanjut None, juga bisa digunakan untuk pelatihan UMKM. Ibu-ibu bisa menggunakan dana ini untuk belajar, meningkatkan skill dan kemampuannya, sehingga ketika terjadi sesuatu pada kepala keluarga, misalnya di-PHK dan lain-lain, mereka bisa menjadi penopang perekonomian keluarga.

"Ibu-ibu adalah pahlawan ekonomi saat ini. Pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Sekarang ini juga, ketika para suami terdampak pandemi, harus dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja, ibu-ibu kita luar biasa dengan ber-UMKM," terangnya.

Kartu IMUN UMKM, jelas None, juga akan membantu masyarakat. Kartu ini bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk mengakses permodalan di perbankan. Dimana penjaminnya adalah pemerintah kota.