"Ketika kita berhasil membuat guru merasa dirinya pembelajar dan semua orangtua merasa dirinya pembelajar, maka Insya Allah bekal untuk anak-anak kita akan tersedia dengan baik," tambah Anies.

Bagi Anies, masalah yang sering ada, baik yang mendidik di rumah ataupun di sekolah adalah merasa sudah cukup belajar sehingga terjadi stagnansi. Padahal di dunia yang berubahnya begitu cepat, stagnansi dalam balajar itu tidak boleh terjadi karena korbannya adalah anak-anak.

"Bukan hari ini mereka menjadi korban, tapi 10 tahun atau 20 tahun yang akan datang. Inilah konsekuensi jika kita tidak mengambil langkah yang tepat hari ini," tandas Anies.

Baca Juga: Siap-Siap, Mulai 2022 Vaksin Kena Bayar Rp 300 Ribu

Selain itu, Wahdah Islamiyah juga bertujuan untuk membangun persatuan umat dan ukhuwah Islamiyah yang dilandasi semangat ta’awun dan tanashuh.