Sedangkan Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam mengatakan di Jawa Timur, akan ada 119.861 pantarlih yang diterjunkan untuk mengawal proses coklit.
"Jumlah tersebut sesuai dengan jumlah TPS yang dibentuk berdasarkan hasil sinkronisasi data kependudukan di masing-masing kabupaten/kota," lanjutnya.
Namun dalam pelaksanaannya, terdapat 8 TPS yang tidak dimungkinkan secara regulasi untuk merekrut pantarlih.
Baca Juga: Pendaftaran Calon Anggota KPU Sulawesi Tenggara Dimulai, Ini Tahapannya
"Sebab dipastikan penduduknya sudah direlokasi akibat bencana letusan gunung Semeru. Sehingga secara global se-Jawa Timur terdapat 119.853 pantarlih yang akan bertugas," jelasnya.
