KONAWE, TELISIK.ID - Kasus tabrak lari Juliansyah pada Juni 2022 lalu, dibuka kembali dengan pihak keluarga yang meminta untuk dilakukan autopsi karena diduga korban dibunuh secara berencana.

Proses autopsi korban dilakukan dengan membongkar kembali makam oleh pihak dokter forensik RS Bahteramas Sulawesi Tenggara.

Pembongkaran makam dilakukan oleh 5 orang masyarakat, didampingi tim forensik dari RS Bahteramas, penyidik Polres Konawe serta tim kesehatan.

Tampak di lokasi pemakaman, Kapolres Konawe, tokoh masyarakat, ibu korban, Ketua LBH HAMI, puluhan personel polisi serta masyarakat yang memadati lokasi makam untuk melihat langsung proses autopsi korban Juliansyah.

Baca Juga: Hendak Mencuri, Residivis di Kendari Terjatuh dari Lantai 3