Namun, tuduhan-tuduhan itu disanggah oleh sejumlah netizen yang mengatakan kalau pemuda itu hanya ingin berobat kepada seorang ustaz yang konon ada saudaranya terkena santet.
"Maaf sekedar ngelurusin..info nya ga gitu..udah ada klarifikasi dari dpc fpi parungkuda ini ada ke slah pahaman.. Saya orang sukabumi cuman beda kecamatan.. Jadi mereka itu mau berobat ke ustadz..yang konon sodaranya kena santet," tulis akun @Asyatir89.
Akun @jens_zm, juga menyampaikan sanggahan berupa tangkapan layar pesan berantai yang diterimanya dari warga sekitar kejadian.
"Terkait pemberitaan yang hari ini viral, masalah DUA PEMUDA YANG DITANGKAP WARGA DI KP SUSUKAN saya ingin sampaikan bahwa mereka bukan PKI atau punya niat jahat sama kiai," tulisnya.
Baca juga: Anggota DPRD Sumut Minta Pilkada Ditunda di Daerah Zona Merah
