Kapolres Buton Tengah, AKBP Wahyu Adi Waluyo membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, telah ditemukan mayat laki-laki di Pantai Desa Lolibu. Korban ditemukan oleh seorang nelayan saat sedang menjaring kepiting di tepi laut. Posisi tubuh korban setengah berada di dalam air,” jelasnya Rabu (7/5/2025).
Istri korban mengatakan, suaminya sempat berpamitan untuk pergi memancing pada pagi hari. Sekitar pukul 13.30 Wita, wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai petir.
“Sore harinya menjelang Magrib, istri korban mendapat kabar dari LP bahwa suaminya ditemukan telah meninggal dunia,” ujarnya.
Sementara itu, seorang saksi lain, LD (32) mengaku sempat memancing bersama korban pada pukul 12.00 Wita. LD sempat mengajak korban untuk pulang saat awan mulai gelap, namun korban menolak karena belum mendapatkan banyak ikan. Tak lama setelah LD meninggalkan lokasi, hujan lebat disertai petir mengguyur wilayah tersebut.
Baca Juga: 200 Hektare Sawah Korban, Distanhorti Kolaka Utara Sebut Tak Punya Wewenang Benahi Irigasi
