"Dengan dikembangkannya IT, tentunya akan berdampak pada minimalisir penggunaan limbah plastik, jadi kita dapat mengurangi penggunaan kertas. Tentunya KPU dapat mempolopori bagaimna penyelenggaraan pemilu yang berdampak baik pada lingkungan dengan meminimalisir penggunaan kertas," tambahnya.
Ketua KPU Sulawesi Tenggara saat ini, Asril, juga menegaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, KPU sangat terbantu dengan adanya teknologi, sehingga pekerjaan lebih efektif dan efesien.
"Dalam misi KPU RI adalah mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi. Semua tahapan pemilu ada sistem aplikasinya. Dimulai dari pencalonan dan seterusnya," ucapnya.
Baca Juga: Pemkab Konawe Kepulauan Terapkan Digitalisasi Sektor Usaha
Oleh karena itu langkah KPU mengembangkan berbagai aplikasi digital dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 patut mendapat apresiasi. Upaya KPU merintis jalan digitalisasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informas, merupakan bentuk transformasi pemilu yang lebih modern dan akuntabel bagi masa depan demokrasi Indonesia.
