Lanjut Makmur mengatakan, pihaknya terus menggalakkan vaksinasi anak, tapi kata dia, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pihak Dikmudora.

Baca Juga: Pegawai Terpapar COVID-19, Kanwil Kemenkumham Sultra Dikarantina

"Yakni bagaimana kita menggandeng masyarakat dan juga pemerintah setempat, bagaiman kita sosialisasikan vaksinasi anak ini kepada orang tua bahwa betapa pentingnya vaksinasi anak ini dalam menghadapi lonjakan COVID-19 gelombang ke tiga ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala SDN 84 Kendari, Asfitria mengatakan, sejumlah siswanya memang tengah sakit demam dan batuk. Namun, pihak sekolah belum memastikan kondisi itu disebabkan oleh COVID-19 atau perubahan cuaca di masa pancaroba.

"Kita belum pastikan kalau siswa ini terkonfirmasi positif COVID-19 hanya siswanya yang ijin rata-rata sakit demam, batu, dan flu," katanya.